“Man Jadda WaJada” Barangsiapa bersungguh-sungguh pasti akan mendapatkan hasil, itulah
kurang lebih maknanya. Dinegeri kita sudah lama kita mengenal unkapan “Dimana ada kemauan, pasti disitu ada Jalan”
kurang lebihnya dalam bahasa inggris seperti ”-where there is a will there is a way”. Tinggal kita sebagai guru
untuk menterjemahkan dan mengiplementasikan dalam pekerjaannya.
Banyak diantara kita
yang melakukan sesuatu pekerjaan hanya seperti mengikuti “iline banyu” (mengikuti air mengalir). Pada hal air mengalir tidak
hanya sampai kelaut juga ada yang ke comberan. Nah yang comberan itulah yang
menjadi sumber masalah.
Kita sering
mendengan kata atau ungkapan “Zona Nyaman”.
Pernyataan itu kurang lebih
menganalogikan orang yang bekerja dari dulu sampai zaman Now masih pancet atau tetap mungkin uangkapan yang cocok adalah
syair lagu “aku masih seperti yang dulu” Pekerja seperti ini yang menjadikan kendala
dalam sebuah perkumpulan atau perusahaan.
Mereka bekerja sudah
merasa nyaman seperti ini. Menganggap masih laku dan “ngenee bayaran”. Ini masih berlaku untuk pegawai negeri saat ini.
Namun suatu saat nanti bahkan sekarang sudah ditinggal oleh pegawai negeri atau
sekarang ASN (Aparatur Sipil Negara) lainnya.
Guru dalam bekerja
masih banyak yang menganut sistim zona nyaman. Sehingga sudah ditinggalkan oleh
guru lainnya. Kalau seperti ini kondosinya sekolah itu akan kehabisan anak
didik dan berdampak pada TPG (Tunjangan Profesi Guru). Banyak sekolah yang
gencar dalam memburu peserta didik baru, namun setelah mendapatkan peserta
didik diberi pelayanan yang seadanya. Seperti ungkapan “aku masih seperti yang
dulu”.
Banyak yang
dilakukan oleh pemerintah dalam memajukan gurunya. Namun semangat yang membara
ketika masih dalam pendadaran pelatihan berlangsung. Namun setelah pulang kampong
kebanyakan kembali ke habitatnya lagi yaitu zona nyaman.
Seandainya
guru itu sungguh dalam mendidik peserta didiknya, maka akan menjadikan peserrta
didiknya juga belajar sungguh-sungguh. Karena belajar sungguh-sungguh maka
prestasinya juga sungguh-sungguh. Dengan prestasi yang sungguh-sungguh maka masa
depannya juga akan sungguh tercapai. Sebagaimana
yang telah di firmankan oleh Allah dalam kitab suci Al-Quran bahwa “Alah tidak akan mengubah nasib suatu kaum
sampai kaum itu sendiri yang mengubah nasib atau keadaan yang ada pada dirinya
(QS Al-Rad 11). Jadi kita harus berusaha sekuat tenaga untuk menhasilkan apa
yang telah kita impikan. Tidak ada hal yang sulit ketika kita kerja keras, kerja ikhlas dan kerja cerdas.
Komentar
Posting Komentar