Guru harus dapat mempersiapkan anak didiknya sukses di dunia. Sukses tidak hanya diukur
dalam dunia materi. Namun dapat hidup dengan penuh makna. Hidup penuh makna itu
seperti dalam hadits “Qoirunnas anfauhumlinnas”. Sebaik
baiknya manusia itu dapat menyenangkan orang lain.
Jadi dimanapun mereka berada selalu menjadi bermakna bagi
sekitarnya. Orang tua tidak harus disuguhi dengan nilai akademis yang tinggi,
namun tunjukkan nilai kehidupan yang bermakna bagi orang lain.
Saat ini sudah bukan eranya untuk mempersiapkan anak didik untuk
menjadi pegawai. Mempersiapkan anak untuk berjiwa entrepreneur adalah tugas
guru sekarang. Dunia sekarang sudah berubah. Walaupun guru bukan pelaku usaha
atau jiwa entrepreneurship, namun
menimal memberikan pilihan untuk mempersiapkan hidup ke depan seuai dengan
bidang mata pelajarannya masing-masing.
Dunia teknologi sudah menggrogoti jiwa
anak sekarang. Dimanapun berada HP atau smartphone
sudah mencandui generasi muda dimanapun berada. Mulai dari anak balita sampai
dewasa. Bahkan di sekolahpun anak didik ada yang bermain HP sambil mendengarkan
gurunya mengajar. Ada keluarga di rumah makan yang masing-masing anggotanya
sudah tidak rukun lagi. Alias asyik dengan HP-nya sendiri-sendiri. Ada yang
asyik dengan HP-nya ketika mengendarai sepeda motor akhirnya jongor. Ada yang
cerai gara-gara yang namanya WA.
Jadi HP dapat menjadi sumber dari segala
sumber bencana. Sudah tidak terkendali lagi dampak teknologi yang satu ini.
Kalau kita tidak dapat mensikapi.
Untuk dapat menghentikan pengaruh itu, maka guru harus bisa
menjadikan smartphone ini menjadi barang
serba guna. Setiap guru bidang studi harus dapat menggunakan barang yang
satu ini menjadi sumber belajar yang sangat efektif. Alangkah baiknya kalau
kemajuan teknologi ini menjadi kegemaran untuk menghasilkan sumber kehidupan di
masa depan.
Guru berjiwa wirausaha dapat mengaplikasikan mata pelajaran
menjadi sumber kehidupan. Seperti Pendidikan Agama, membekali anak didik
menjadi Ustad, qori, hafid Alquran, menjadi modin, sampai menjadi menteri Agama
dan minimal dapat menjadi Imam dalam sholat berjamaah.
Komentar
Posting Komentar