Sudah
saatnya guru tidak hanya menyampaikan pembelajaran selesailah sudah. Begitu lamanya menjadi guru, begitu
nyaman pula kegiatan yang mereka lakukan sudah dianggap terbaik. Namun jika
kita melihat keluar sudah ketinggalan nun jauh di sana proses pembelajaran guru
kita.
Guru
yang seharusnya melalukan penelitian terhadap hasil yang telah dilakukan jarang
dan bahkan tidak ada yang melakukannya. Pemerintah sudah berusaha untuk memaksa
para guru untuk melakukan penelitihan dengan mengeluarkan permenpan. Peraturan
itu yang berkaitan dengan melakukan publikasi ilmiah dan penelitihan tindakan
kelas. Dikhawatirkan dengan pelaksanaan Permenpan-RB Nomor 16 Tahun 2009, mulai
golongan III-b, akan kesulitan kenaikan pangkat. Karena seorang guru sudah
diwajibkan untuk membuat publikasi ilmiah dan atau karya inovatif, diantaranya
adalah PTK.
Namun
karena sudah lama tidak mau berubah akhirnya permen itupun menguntungkan pihak
lain yaitu penjait penelitian atau penulisan.
Masih
teruskah kita seperti itu? Mari kita berubah dan mulai untuk bebenah diri mulai
menulis dan akhirnya meneliti. Sudah tidak ada yang namanya tidak bias menulis.
Saat ini dengan perkembangan teknologi yang luar biasa anda bicara smart
phone atau hand phone anda akan menulis sendiri. Dengan apa inilah yang
namanya Voice Typing atau menggunaka fitur Voice recognition.
Apakah
anda mau membuat artikel satu menit jadi?. Anda tinggal bicara, voice typing
menulis selesailah sudah artikel anda.
Jadi
kata-kata yang selalu muncul dari guru adalah aku ra iso nulis. Sak iki ayo ngomong
di HP, nanti HP akan menulis sendiri.
Hayo
kemana lagi mau beralasan wahai guru!...Kita ngomong 2 jam pelajaran di depan
kelas sangat lancar, mengapa untuk nulis enggan.
Nah
sekarang mari kita coba! Kalau kita mengajar HP kita sematkan dalam saku. Sepanjang
kita bicara, HP kita akan menulis sesuai dengan apa yang kita katakan.
Selamat
menulis dan meneliti.
Komentar
Posting Komentar