Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

GURU ITU DALANG

guru itu Dalang Guru tak ubahnya dalang. Dalang dalam dunia  pewayangan  diartikan sebagai seseorang yang mempunyai keahlian khusus memainkan wayang ( ndalang ). Keahlian ini biasanya diperoleh dari bakat turun - temurun dari  leluhurnya . Dalang harus ahli untuk melakonkan cerita wayang di depan penonton baik dilihat dari depan maupun belakang kelir/layar. Dalang harus serba bisa dalam melakonkan berbagai watak ratusan wayang yang berbeda karakter sehari-harinya. Dalam perkembangannya, seni pedalangan semakin canggih dalam bentuk penampilannya. Sudah mulai interaksi dua arah. Anatara dalang dengan penonton juga sinden dan pelawak saling memberikan hiburan untuk memuaskan penonton.   Demikian juga seorang guru dapat meniru dalang. Guru harus ahli untuk menyampaikan materi yang akan diajarkannya. Guru harus bervariasi dalam menyampaikan materi ajarnya. Guru juga selalu memberikan peluang untuk terjadinya komunikasi dan interaksi dengan anak didiknya. ...

GURU ITU SUMBER KECERDASAN SOSIAL

Banyak hikmah pendidikan yang dapat kita petik dari ibadah puasa di bulan ramadhon. Selain membangun kecerdasan emosional, spiritual dan sosial ada yang sangat luar biasa yaitu budaya Amal Jama’i. Pendidikan selama bulan Romadhon seharunya diteruskan setelah Romadhon. Termasuk salah satunya   adalah pembiasaan melakukan amal perbuatan atau ibadah muamalah yang dilakukan secara bersama-sama atau berjamaah. Selama bulan Ramadhan, hampir semua masjid baik di kampung, di Kota di komplek-komplek perumahan, di perkantoran, di kampus, bahkan juga di masjid maupun mushola, di pasar selalu diramaikan oleh kaum muslimin yang melaksanakan salat lima waktu secara berjamaah. Demikian juga salat sunnah Tarawih, bahkan juga takjil dan Tadarus Al Quran pun dilakukan secara bersama-sama. Jika pembiasaan ini dilakukan secara terus-menerus sehingga menjadi budaya, kita yakin akan terjadi perubahan yang dahsyat ke arah yang lebih baik dan berkualitas. Sebab jika kita lihat dalam Alquran dan sej...

GURU ITU PENELITI

Sudah saatnya guru tidak hanya menyampaikan pembelajaran selesailah sudah. Begitu lamanya menjadi guru, begitu nyaman pula kegiatan yang mereka lakukan sudah dianggap terbaik. Namun jika kita melihat keluar sudah ketinggalan nun jauh di sana proses pembelajaran guru kita. Guru yang seharusnya melalukan penelitian terhadap hasil yang telah dilakukan jarang dan bahkan tidak ada yang melakukannya. Pemerintah sudah berusaha untuk memaksa para guru untuk melakukan penelitihan dengan mengeluarkan permenpan. Peraturan itu yang berkaitan dengan melakukan publikasi ilmiah dan penelitihan tindakan kelas. Dikhawatirkan dengan pelaksanaan Permenpan-RB Nomor 16 Tahun 2009, mulai golongan III-b, akan kesulitan kenaikan pangkat. Karena seorang guru sudah diwajibkan untuk membuat publikasi ilmiah dan atau karya inovatif, diantaranya adalah PTK. Namun karena sudah lama tidak mau berubah akhirnya permen itupun menguntungkan pihak lain yaitu penjait penelitian atau penulisan. Masih teruskah ki...

Guru Itu Perencana

Selama jadi guru penulis jarang sekali mepersiapkan perencanaan pembelajaran sebelum mengajar. begitu lamanya jadi guru sudah hapal materi dan metode yang akan diterapkan besuk paginya. Sehingga langsung masuk ke kelas melihat jurnal menyapa anak didik, Guru sudah hafal melakukan EEK.  malakukan arena ini guru

Guru itu Penyimpul

       Setiap hari guru memberikan materi pelajaran kepada anak didiknya. Dalam menyampaikan tentu ada proses yang harus di lakukan oleh bapak ibu guru. Mulai dari Plan Do Si yaitu mulai merencanakan, menyampaikan dan evaluasi serta refleksi. Nah di dalam merefleksi ini guru membuat kesimpulan bersama anak didik. Jadi semua materi yang telah ditransfer oleh guru bisa dipahami oleh anak didik sehingga jika dinilai anak akan mendapatkan nilai minimal harus memenuhi KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal)        Selain  merefleksi sejauh mana daya tangkap anak didik, juga dapat untuk merefleksi diri sendiri. Apa yang kurang dan yang harus diperbaiki untuk pembelajaran berikutnya. Jadi guru juga harus menyimpulkan sendiri terhadap proses belajar mengajar yang baru diselesaikan. Apakah memuaskan atau kurang menarik. Kalau kurang menarik apakah perlu perbaikan penggunaan metode, atau medianya atau juga kurang lucu. Karena guru itu juga Pelawak juga ...

Guru itu Pelawak

        Pada zaman dulu seorang guru dengan bangganya tanpa membawa buku dapat menerangkan  engan tuntas selama 2 jam penuh. Itulah guru hebat saat itu. Guru berlomba-lomba dalam menstaranfer ilmunya dengan metode ceramah. Pokoknya guru menjadi pusat perhatian atau Teacher center. Waktu sepenuhnya untuk guru. Sedikit sekali anak didik terlibat dalam pemebelajaran. Maka rasa bosan akan muncul disepanjang pembelajaran.         Karena bosan maka guru harus dapat memberikan suasana riang gembira untuk mengusir rasa bosan atau bahkan rasa kantuk yang tidak terhingga. Apalagi jam-jam terakhir guru harus piawai dalam mengendalikan pembelajarannya. Dengan guru sebagai pelawak maka suasana akan kembali segar dan muah untuk melanjutkan pembelajarannya.      Perlunya rasa humor dalam pembelajaran sangat penting. Konsentrasi seseorang akan bisa bertahan paling lama 20 menit. "Kebanyakan guru tidak paham soal ini. Mereka bic...

Man Jadda Wajada

“ Man Jadda WaJada ” Barangsiapa bersungguh-sungguh pasti akan mendapatkan hasil, itulah kurang lebih maknanya. Dinegeri kita sudah lama kita mengenal unkapan “Dimana ada kemauan, pasti disitu ada Jalan ” kurang lebihnya dalam bahasa inggris seperti ”-where there is a will there is a way”. Tinggal kita sebagai guru untuk menterjemahkan dan mengiplementasikan dalam pekerjaannya. Banyak diantara kita yang melakukan sesuatu pekerjaan hanya seperti mengikuti “ iline banyu” (mengikuti air mengalir). Pada hal air mengalir tidak hanya sampai kelaut juga ada yang ke comberan. Nah yang comberan itulah yang menjadi sumber masalah. Kita sering mendengan kata atau ungkapan “Zona Nyaman”.   Pernyataan itu kurang lebih menganalogikan orang yang bekerja dari dulu sampai zaman Now masih pancet atau tetap mungkin uangkapan yang cocok adalah syair lagu “ aku masih seperti yang dulu”   Pekerja seperti ini yang menjadikan kendala dalam sebuah perkumpulan atau perusahaan. Mereka bekerja...

GURU ITU HARUS SUNGGUH-SUNGGUH

“ Man Jadda WaJada ” Barangsiapa bersungguh-sungguh pasti akan mendapatkan hasil, itulah kurang lebih maknanya. Dinegeri kita sudah lama kita mengenal unkapan “Dimana ada kemauan, pasti disitu ada Jalan ” kurang lebihnya dalam bahasa inggris seperti ”-where there is a will there is a way”. Tinggal kita sebagai guru untuk menterjemahkan dan mengiplementasikan dalam pekerjaannya. Banyak diantara kita yang melakukan sesuatu pekerjaan hanya seperti mengikuti “ iline banyu” (mengikuti air mengalir). Pada hal air mengalir tidak hanya sampai kelaut juga ada yang ke comberan. Nah yang comberan itulah yang menjadi sumber masalah. Kita sering mendengan kata atau ungkapan “Zona Nyaman”.   Pernyataan itu kurang lebih menganalogikan orang yang bekerja dari dulu sampai zaman Now masih pancet atau tetap mungkin uangkapan yang cocok adalah syair lagu “ aku masih seperti yang dulu”   Pekerja seperti ini yang menjadikan kendala dalam sebuah perkumpulan atau perusahaan. Mereka bekerja...

Guru itu Programmer

Dunia sudah berubah. Minimal guru dan orang tua juga harus faham, kalau perlu juga mengikutinya. Perubahan yang paling tidak bisa kita hentikan adalah teknologi. Artinya mereka harus memberikan pilihan untuk generasi mendatang melek teknologi. Saat ini sudah harus mempersiapkan anak didik untuk ikut terjun dan menggeluti dunia teknologi. Zaman dulu pegawai itu menjadi tujuan utama.  Sekarang harus berpikir ulang bahwa sukses dimanapun dan kapanpun bisa dilakukan. Orang dapat jadi milyader dengan sekejab. Contohnya perusahaan  Gojek . Dengan berkembangnya teknologi, berkembang juga jenis pekerjaan dan hal-hal yang dikerjakan. Apakah dulu waktu masih bersekolah Anda, para orang tua zaman sekarang, pernah membayangkan pekerjaan seperti start up di bidang teknologi, telekomunikasi, transportasi, dan bahkan di bidang sosial dan budaya? Pernahkah Anda membayangkan bahwa sekarang ada pekerjaan yang namanya admin Social Media, SEO (Search Engine Optimation), pekerja marketpl...

GURU ITU ENTREPRENEUR

Guru harus dapat mempersiapkan anak didiknya   sukses di dunia. Sukses tidak hanya diukur dalam dunia materi. Namun dapat hidup dengan penuh makna. Hidup penuh makna itu seperti dalam hadits “ Qoirunnas anfauhumlinnas” . Sebaik baiknya manusia itu dapat menyenangkan orang lain. Jadi dimanapun mereka berada selalu menjadi bermakna bagi sekitarnya. Orang tua tidak harus disuguhi dengan nilai akademis yang tinggi, namun tunjukkan nilai kehidupan yang bermakna bagi orang lain. Saat ini sudah bukan eranya untuk mempersiapkan anak didik untuk menjadi pegawai. Mempersiapkan anak untuk berjiwa entrepreneur adalah tugas guru sekarang. Dunia sekarang sudah berubah. Walaupun guru bukan pelaku usaha atau jiwa entrepreneurship , namun menimal memberikan pilihan untuk mempersiapkan hidup ke depan seuai dengan bidang mata pelajarannya masing-masing. Dunia teknologi sudah menggrogoti jiwa anak sekarang. Dimanapun berada HP atau smartphone sudah mencandui generasi muda dimanapun be...

Waktu adalah Pedang...!

Edy Siswanto "Al-waqtu kas-saif illam-taqtho'hu  qatha'aka " .  Waktu ibarat pedang, jika kamu tidak memotongnya, niscaya pedang itu yang akan memotongmu.." K ita termasuk orang yang merugi ketika kita tidak dapat menggunakan waktu dengan baik. Dalam tafsir surat Al- Ashr’ yang artinya ..  Demi masa,[1].  Sesungguhnya  manusia itu benar-benar berada dalam kerugian,[2]. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.”[3]  Dalam Islam ,  waktu bagaikan pedang. Barang siapa tidak dapat menggunakan pedang dengan sebaik-baiknya, maka pedang tersebut akan melukai kita, yang berarti  bisa  mendatangkan dosa. Apakah kita tidak merugi apabila waktu luang yang ada hanya digunakan untuk ng e rumpi yang  ujung-ujungnya  menggunjing orang lain.  Alangkah indah dan bermanfaatnya jika waktu luang itu kita gunakan untuk memba c a...

Guru itu Penyabar

GURU ITU PENYABAR Pengalaman di sekolah dasar ada juga guru itu galak. Kesan yang diterima anak didiknya guru itu kejam dan akhirnya ditakuti anak didiknya. Ternyata akupun ketika jadi guru juga galak. Namun galak di sini untuk mendisiplinkan anak didik. Jadi difinisi kejam menurut aku adalah guru itu tegas. Namun dalam perkembangan waktu guru sekarng harus sabar. Dalam mendidik anak guru itu dibutuhkan kesabaran. Kesabaran justru akan menjadikan anak semakin merasakan kenyamanan. Sabar itu butuh waktu dan juga ada batasnya.  Ketika anak melakukan berbagai macam pelanggaran itu termasuk menguji kesabaran.  Terkadang ujian itu datangnya bertubi-tubi maka guru akan kehilangan kesabarannya. Guru bukan seperti beliau Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam sebagai manusia Maksum yang telah lulus dari berbagai macam cobaan. Kita juga bukan Malaikat. Karena guru hanya seorang manusia biasa, sehingga bisa jengkel dan emosi. Apa yang akan terjadi jika guru marah?...

GURU ITU KULI

Edy Siswanto Tugas utama guru adalah merencanakan, menyampaikan materi dan menilainya. Tindak lanjutnya adalah  memberikan pengayaan dan remidi. Yang sering dilakukan oleh guru adalah remidi dalam rangka memenuhi standard nilai yang telah ditentukan. Sedangkan anak yang pandai sering tidak mendapatkan pelayanan. Disnililah anak yang cerdas akhirnya membuat percikan gangguan. Mereka bosan karena yang diperhatikan hanya temannya yang belum tuntas. Pun materi selalu diulang semakin membuat bosan di kelas. Disinilah peran guru harus tuntas dalam melayani anak didik, baik  yang  slow learner  dan  faster .   Dalam prakteknya sebagian besar guru hanya menyampaikan ilmu. Untuk urusan menilai itupun masih hanya memenuhi tagihan dari wali kelasnya. Hasil penilaian jarang sekali ditindak lanjuti. Mereka hanya memperhatikan anak yang belum mencapai ketuntasan belajar. Akhirnya guru meremidi untuk memenuhi Kriteria ketuntasan Minimal dan aneh...

GURU ITU PEMENANG

 Setelah guru menjadi pemain akhirnya guru kita menjadi pemenang. Dalam kesehariannya guru selalu memberikan ilmu dan keterampilan untuk menjadikan anak didiknya menang dalam semua perlombaan. Menang dalam menghadapi tantangan. Setiap akhir semester anak didiknya akan diuji untuk menjadi pemenang. Semua ujian baik tengah smester atau ujian harian diharapkan semua anak didiknya menjadi pemenang dari apa yang telah mereka janjikan. Anak didiknya harus lulus dalam mencapai target kriterian ketuntasan minimal. Inilah ujian guru untuk memenangkan anak didiknya disemua ujian yang akan mereka hadapi. Guru yang hebat adalah guru yang dapat menghantarkan anaknya menjadi pemenang disegala bidang. Yang berarti lulus semua dalam tidak ada yang mengalami kesulitan atau remidi.   Menang tidak hanya dalam bidang akademis, namun juga menang dalam semua talenta anak didik.  Guru menjadi pemenang akan selalu menjadikan anak didiknya menjadi pemain. Dari pemain akan menjadi pemena...

Guru itu pemimpin

Semua guru itu menjadi pemimpin. Ketika dia masuk di dalam kelas sudah menjadi pemimpin dalam pembelajaran. Pemimpin disini bukan menjadi  center of Interest dari  seluruh pembelajaran  namun  pemimpin dapat  memberikan umpan untuk  anak didiknya  menjadi lebih aktif inovatif dan kreatif jadi pemimpin dalam pembelajaran bukan center officer namun bisa mengkondisikan student Sentral.  Dalam kelas dia menjadi pemimpin dalam lingkungan kelas. Guru menjadi dirigen di kelasnya. Guru menjadi orang yang di tiru oleh semua anak buahnya. Pemimpin bukan berarti harus dilayani. Pemimpin disini harus memberi ilmu kepada anak didiknya. Berarti menjadi pembantu dan jarus melayani apa yang diinginkan oleh anak didiknya. Guru menjadi pelayan bagi yang dipimpin. Guru wajib memberikan semua kebutuhan yang dibutuhlkan untuk bekal di masa mendatang. Itulah guru sebagai pemimpin

Guru itu Dokter

                                                            Setiap hari guru bergelut dengan anak didik. Bergelut itu lebih dari pada teman dan sahabat. Artinya seorang guru harus tahu biodata anak didiknya. Guru mengetahui kondisi anak tidak hanya di sekolah namun biodata di rumah dan juga lingkungannya.  Perhatian guru pada tidak hanaya dalam bidang akademis namun juga kesehatan fisik dan psikhis. Denga harapan terbentuklah generasi seutuhnya dengan kebahagian dimasa mendatang baik di dunia maupun di akherat.  Kalau guru hanya memberikan perawatan di bidang akademis yang berhubungan dengan nilai-nilai pelajaran, itu adalah dokter umum. Sedangkan berkerja sampai ke ranah afektif dan juga psichoology maka disebut  dokter spesialist.  Dokter specialist akan merawat dan memberikan peluang kepada anak didikn...

GURU ITU PEMAIN

Edy Siswanto  Belum banyak guru mengambil peran sebagai pemain. Apakah karena memang tidak mampu atau memang tidak mau dan atau tidak mau mengambil resiko. Kalau guru sebagai pemain dia akan melibatkan semua jiwa raganya untuk ikut dalam semua kegiatan di sekolah. Waktu bukan menjadi ukuran dan bahkan uangpun bukan jadi tumpuan.   Guru   sebagai pemain akan bekerja totalitas. Mereka rela mengorbankan segalanya untuk sebuah kepuasan. Kepuasan tidak dapat diukur dengan materi. Hanya prestai yang menjadi saksi, . Pemain akan menentukan target dalam pekerjaannya.   Sehingga akan ambil bagian terhadap semua aktivitas di sekolah.  Jiwa patriotic pemain dapat menentukan target yang di impikan  dalam menentukan kemenangan.  Guru seperti ini akan melahirkan pemain-pemain dalam perlombaan. Mereka akan brlomba-lomba dalam melatih demi sebuah prestasi. Mereka mendorong anak didiknya   untuk selalu ikut dalam perlombaan. Mereka senang dengan pe...

GURU ITU PENONTON

GURU ITU PENONTON Oleh: edy siswanto. Sekolah itu tempat mencari ilmu. Semua makhuk yang ada di sekolah merupakan pembelajaran bagi semua warganya. Anak didik merupakan centra untuk tumbuh kembangnya generasi mendatang. Maka semua komponen sekolah menjadi sumber dari segala sumber pembelajaran untuk anak bangsa. Di sekolah ada benda yang bergerak dan juga tidak bergerak. Yang tidak bergerak perlu dirawat dan diperbaiki. Sedang yang bergerak perlu ditumbuh kembangkan untuk lebih artistic, indah, dan menarik serta nyaman ditempati. Semua makhuk yang ada menjadi aset pembelajaran untuk generasi kita. Contoh gedung yang indah, kokoh serta nyaman ditempati merupakan pembelajaran untuk anak bangsa. Gedung yang kokoh menjadi inspirasi anak akan terbentuknya karakter kokoh , tegar dan tidak pernah menyerah.  Lingkungan yang asri, bersih dan nyaman ditempati akan membentuk pribadi yang peka dengan kebersihan dan keindahan . Sehingga hidup dimananpun akan menjadi agen bersi...

GURU SEBAGAI PELAYAN BISA MENCEGAH STRESS DI MASA MENDATANG

Edy Siswanto Roda Kehidupan    Dunia saat ini kecil, bahkan terasa sangat sempit. Dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat seakan-akan dunia kita dapat dibawa kemana-mana. Demikian juga perkembangan manusia yang begitu berjubel dalam mempertahankan hidupnya, sehingga banyak pula yang tidak bisa menikmati hidup dengan layak dan panjang umur. Kurang siapnya para pegawai negeri untuk pensiun membuat mereka tidak bisa menikmati sisa hidup di keluarga maupun di masyarakat. Sebagai kelanjutan dari ”Guru bukannya sebagai majikan, tetapi sebagai pelayan siswa” saya   ingin mengutarakan dampak dari guru sebagai pelayan yang bisa membuat hidup enak dan umur panjang. Walaupun hak prerogatif   umur ada di tanganNya, namun salah satu cara membina dan merawat umur panjang adalah menyadari kenyataan yang ada dan mengikhlaskan diri sebagai manusia biasa. Bukannya menjadi manusia super sepanjang masa sehingga akan terjerumus menjadi manusia penuh dengan keputus asaan. ...

GURU BUKAN MAJIKAN TETAPI SEBAGAI PELAYAN SISWA

Edy Siswanto SMPN 1 Karangrejo             Sudah saatnya arah komuniksi antara anak didik dengan guru berubah. Kalau dulu guru merupakan pusat segala-galanya, namun sekarang anak didik adalah pusat segala kegiatan dan perhatia n .             Anak didik ibarat raja yang harus kita layani untuk kesuksesan di masa mendatang. Guru harus bermanfaat bagi anak didiknya, “ Khoirunnas anfa’uhum linnas ( sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya ) ” Kita sebagai guru harus memposisikan diri sebagai pelayan bagi anak didik kita. Perhatikan Gambar tersebut bagaimana guru saat berkomunikasi dengan anak didiknya. Guru mengambil posisi sederajat dengan anak didiknya, sehingga anak akan merasa nyaman dan lebih berani serta terjalin keakraban untuk berkomunikasi dengan gurunya. Bagaimana yang dicontohkan oleh baginda Rosul Nabi akhir jaman yaitu Muhammad S...