Langsung ke konten utama

10 Tingkatan Guru

 Edy Siswanto dari Magetan membagi tingkatan guru ke dalam 10 kategori, yang mencerminkan perkembangan profesional dan kompetensi mereka. Berikut adalah ke-10 tingkatan guru menurut Edy Siswanto:

1. Guru Pemula: Baru mulai mengajar dan masih dalam tahap belajar.

2. Guru Biasa: Mampu melaksanakan tugas mengajar dengan baik, tetapi belum menunjukkan keunggulan khusus.

3. Guru Berpengalaman: Memiliki pengalaman mengajar yang cukup dan mulai mengembangkan metode pengajaran yang lebih efektif.

4. Guru Inovatif: Menciptakan metode atau teknik baru dalam pembelajaran dan berusaha untuk meningkatkan kualitas pengajaran.

5. Guru Pembelajar: Aktif dalam meningkatkan kompetensi melalui pelatihan dan pendidikan lanjutan.

6. Guru Profesional: Memiliki kualifikasi dan sertifikasi yang diakui serta mampu mengelola kelas dengan baik.

7. Guru Peneliti: Terlibat dalam penelitian pendidikan dan menerapkan hasil penelitian dalam praktik mengajar.

8. Guru Mentor: Membimbing dan membantu perkembangan guru-guru baru atau pemula.

9. Guru Pemimpin: Berperan sebagai pemimpin di sekolah, terlibat dalam pengambilan keputusan dan pengembangan kebijakan.

10. Guru Inspiratif: Menjadi teladan bagi siswa dan rekan kerja, mampu memotivasi dan menginspirasi orang lain melalui pengajaran dan sikap.

Tingkatan ini menggambarkan perjalanan seorang guru dalam meningkatkan kualitas dan dampak mereka di dunia pendidikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Guru itu Pelawak

        Pada zaman dulu seorang guru dengan bangganya tanpa membawa buku dapat menerangkan  engan tuntas selama 2 jam penuh. Itulah guru hebat saat itu. Guru berlomba-lomba dalam menstaranfer ilmunya dengan metode ceramah. Pokoknya guru menjadi pusat perhatian atau Teacher center. Waktu sepenuhnya untuk guru. Sedikit sekali anak didik terlibat dalam pemebelajaran. Maka rasa bosan akan muncul disepanjang pembelajaran.         Karena bosan maka guru harus dapat memberikan suasana riang gembira untuk mengusir rasa bosan atau bahkan rasa kantuk yang tidak terhingga. Apalagi jam-jam terakhir guru harus piawai dalam mengendalikan pembelajarannya. Dengan guru sebagai pelawak maka suasana akan kembali segar dan muah untuk melanjutkan pembelajarannya.      Perlunya rasa humor dalam pembelajaran sangat penting. Konsentrasi seseorang akan bisa bertahan paling lama 20 menit. "Kebanyakan guru tidak paham soal ini. Mereka bic...

GURU ITU ENTREPRENEUR

Guru harus dapat mempersiapkan anak didiknya   sukses di dunia. Sukses tidak hanya diukur dalam dunia materi. Namun dapat hidup dengan penuh makna. Hidup penuh makna itu seperti dalam hadits “ Qoirunnas anfauhumlinnas” . Sebaik baiknya manusia itu dapat menyenangkan orang lain. Jadi dimanapun mereka berada selalu menjadi bermakna bagi sekitarnya. Orang tua tidak harus disuguhi dengan nilai akademis yang tinggi, namun tunjukkan nilai kehidupan yang bermakna bagi orang lain. Saat ini sudah bukan eranya untuk mempersiapkan anak didik untuk menjadi pegawai. Mempersiapkan anak untuk berjiwa entrepreneur adalah tugas guru sekarang. Dunia sekarang sudah berubah. Walaupun guru bukan pelaku usaha atau jiwa entrepreneurship , namun menimal memberikan pilihan untuk mempersiapkan hidup ke depan seuai dengan bidang mata pelajarannya masing-masing. Dunia teknologi sudah menggrogoti jiwa anak sekarang. Dimanapun berada HP atau smartphone sudah mencandui generasi muda dimanapun be...

Guru Itu Perencana

Selama jadi guru penulis jarang sekali mepersiapkan perencanaan pembelajaran sebelum mengajar. begitu lamanya jadi guru sudah hapal materi dan metode yang akan diterapkan besuk paginya. Sehingga langsung masuk ke kelas melihat jurnal menyapa anak didik, Guru sudah hafal melakukan EEK.  malakukan arena ini guru